BERITA PADJAJARAN -Banjir yang melanda Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, pada Selasa, 5 November 2024, telah memberikan dampak signifikan bagi masyarakat setempat. Berikut adalah beberapa dampak yang ditimbulkan:
Dampak Banjir di Banjaran, Kabupaten Bandung: Ratusan Warga Terdampak dan Akses Jalan Terputus
1. Jumlah Kepala Keluarga Terdampak: Sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) di Banjaran terdampak langsung oleh banjir tersebut.
2. Ketinggian Air: Genangan air mencapai ketinggian antara 50 hingga 60 sentimeter, mengakibatkan beberapa rumah warga terendam dan akses jalan terputus.
3. Wilayah Terdampak: Selain Banjaran, banjir juga melanda wilayah lain di Bandung Selatan, termasuk Kecamatan Arjasari, Baleendah, Cangkuang, dan Pangalengan.
4. Penyebab Banjir: Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan Sungai Citarum dan anak-anak sungainya meluap, sehingga air melimpah ke permukiman warga.
5. Upaya Penanganan: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung bersama tim gabungan melakukan evakuasi warga terdampak dan mengevakuasi mereka ke tempat yang lebih aman.
Banjir di wilayah ini bukanlah kejadian pertama. Pada 18 Oktober 2022, luapan Sungai Citalugtug, yang merupakan aliran dari Sungai Citarum, juga menyebabkan beberapa kampung di Kecamatan Banjaran terendam.
Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya mitigasi yang lebih efektif untuk mencegah terulangnya banjir di masa mendatang, termasuk perbaikan sistem drainase dan pengelolaan daerah aliran sungai yang lebih baik.
(JP)


